Jumat, 25 November 2016

In House Training Leadership dan Team Building PT Pundi Indokayu Industri


Bertempat di Restoran Furama Purwokerto, Minggu 20 November 2016, Bambang Suharno, Ubaydillah Anwar dan Dwijo Weliyanto selaku trainer Indonesian Entrepreneur Society (IES) memberikan training Leadership dan Team Building yang diselenggarakan oleh PT Pundi Indokayu Industri Purwokerto.


In House Training yang berlangsung sehari penuh ini diikuti oleh 40 orang terdiri dari para pimpinan unit di semua level (manager, supervisor, kepala shift dan lain-lain ) dan kader calon-calon pemimpin di berbagai level.
Acara dibuka oleh Heri Sudaryanto, Manager HRD PT Pundi Indokayu, dilanjutkan dengan pembukaan training oleh Dwijo dengan menyanyi bersama dan melakukan yel-yel pemberi semangat peserta.

Sabtu, 22 Oktober 2016

TRILOGI MENTAL WIRAUSAHA (SERI 2)

Beberapa bulan lalu Bambang Suharno menulis tentang Trilogi Mental Wirausaha dimana pada artikel tersebut baru membahas mental pertama dari trilogi mental wirausaha yaitu Mental produktif. Berikut ini ulasan tentang mental wirausaha yang kedua, yaitu Mental Pemberdaya.

Jika anda sudah mempu menyisihkan penghasilan untuk menciptakan penghasilan baru, maka anda sudah berhasil menerapkan mental wirausaha yang pertama, yakni mentalproduktif. Seorang karyawan yang menyisihkan gajinya untuk membeli ruko untuk disewakan, itu adalah contoh karyawan yang bermental produktif. Banyak contoh di sekitar kita karyawan yang mampu memproduktifkan penghasilan, antara lain membeli ruko, membeli tanah produktif untuk bagi hasil dengan petani, membeli ternak untuk bagi hasil dengan pemelihara ternak, membeli mobil untuk disewakan, membuka warung makan yang dikelola orang lain dan sebagainya.

Saya pernah mengisi acara bedah buku di bandung mengenai wirausaha. Ternyata ada satu peserta yang mengaku sangat terinspirasi dengan talkshow saya. Setahun kemudian saya seminar di bandung dan orang tersebut kembali hadir. Ia bercerita bahwa pada saat setahun sebelumnya ia mempunyai mobil yang tadinya untuk kepentingan keluarga, segera diubah peruntukannya menjadi mobil sewaan. " Alhamdulilah saya sekarang sudah punya 2 mobil untuk disewakan," katanya. Wow luar biasa.
Namun masalahnya, ketika mau dikembangkan lagi ia bingung bagaimana mengelola karyawannya.

Nah jawabannya adalah, "Anda harus berlajar mempraktekan mental pemberdaya,".
Orang-orang yang memimpin organisasi, baik organisasi sosial maupun organisasi bisnis harue belajar memberdayakan orang lain. Hakekat dari memberdayakan adalah memimpin dan mengelola manusia.
Tak ada perusahaan yang dapat terus berkembang tapi dikelola orang satu orang. Memang ada iklan yang menarik "Bisnis bisa dikelola dari rumah sendiri, tak usah pusing dengan macet dan pusing mikirin gaji karyawan". Biasanya ini adalah iklan bisnis online.

Bisnis online memang awalnya bisa dikerjakan sendiri, namun ketika bisnis online mulai besar, tetap harus memiliki karyawan untuk mengatur keuangan, pembelian barang, bahkan mungkin juga perlu supir, satpam dan sebagainya. Ingat, pemilik facebook, google, twitter, dan raja bisnis online lainnya punya karyawan banyak, tidak bekerja sendirian. Jadi semua yang bekerja itu harus dikelola sebagai manusia yang produktif. Bahkan seorang artis top, kalau mau maju tidaklah bisa hanya bekerja sendirian. Ia harus mampu menjalin relasi dengan para mitranya, manajernya, produser, pengelola media massa dan sebagainya. Artis yang arogan, mau menang sendiri, tidak bisa memberdayakan orang lain, akan dikucilkan dari masyarakat. Jadi artis yang hebat bukan hanya punya talenta yang unggul, melainkan juga menerapkan mental pemberdaya.

Jadi apa yang harus kita lakukan untuk menerapkan mental pemberdaya?
Pertama, berlatih memimpin. Leadership atau kepemimpinan kalau mau disederhanakan adalah sebagai berikut:
- Mampu menetapkan cita-cita atau visi bersama atau yang didukung oleh anggota tim.
- Mampu menggali potensi orang lain hingga orang tersebut menyadari keunggulannya.
- Mampu memotivasi orang lain agar dapat bekerja dengannya dengan senang hati.
- Mampu mendengarkan keluhan orang lain.

Para pemimpin yang baik bukanlah orang yang paling pintar. Mereka biasanya justru low profile. Mau belajar dari orang lain. Jika anda mau belajar mengasah kemampuan memimpin, mulailah belajar mendengarkan keluhan orang lain dan jangan menggurui. Mulailah belajar memotivasi orang lain, belajar merumuskan masa depan bersama dan sebagainya.

Kedua, berlatihlah mendelegasikan pekerjaan. Jika anda hoby memasak dan membuka warung makanan, apakah anda harus setiap hari memasak untuk memenuhi keinginan pelanggan? Pada awalnya iya, tapi jika warung anda buka cabang, anda harus memulai melatih orang lain yang bisa menduplikasi kepandaian memasak anda. Orang yang ahli biasanya sulit mendelegasikan pekerjaan karena melihat orang lain tidak ada yang bisa menyamainya. Apabila anda merasakan seperti itu, mulailah berpikir bahwa memang tak ada orang yang sama ahlinya dengan anda, tapi ada yang bisa menduplikasi sebagian keahlian anda. Oleh karenanya perlu ada sebuah tata aturan yang bisa diduplikasi oleh orang lain. Restoran internasional seperti McD punya buku pedoman memasak yang harus ditaati oleh semua karyawan bagian memasak. Itulah yang membuat semua cabang McD dapat memasak dengan rasa yang sama.

(Bersambung)

Jumat, 07 Oktober 2016

MANASIK HATI SENTUHAN SPIRITUAL QUANTUM



MANASIK HATI, Apakah Itu ????
Prinsip dasar Haji/Umroh adalah:  Berangkat semata karena PANGGILAN   ALLAH,  Diniati utk memenuhi PANGGILAN ALLAH

Oleh sebab itu, MANASIK HATI diselenggarakan sebagai dorongan :
a)  Tidak berkecil hati jika  secara keuangan merasa belum siap/mampu. Karena hakikat dasar panggilan Allah tersebut, maka jika telah terpanggil, kehendak Allah lah yang melancarkan segala sesuatunya.
b)  Tidak menunda waktu sampai merasa siap untuk perjalanan suci, karena penundaan mengartikan hati kita sendiri yang menghindarkan panggilan tersebut
c)  Layak, siap, dan mampu melaksanakan Haji/Umroh. oleh sebab itu, selayaknya diserahkan sepenuhnya kepada Allah swt 

Tugas kita adalah ber“doa aktif” dengan tulus, ikhlas dan dengan niat tersebut mematangkan hati menuju pengalaman penuh makna mulia. Hal inilah yang menjadi essensi MANASIK HATI :

      Menjadikan hati agar layak mendapat panggilan Allah,menjaga hati agar meluluhkan kendala-kendala yang secara sadar/tidak sadar melemahkan magnet menggapai ridho panggilan Allah.
Mendahulukan pembentukan kualitas diri yang penuh hikmah Haji/Umroh, jauh sebelum keberangkatan ber Haji/Umroh itu sendiri

 Manasik HATI
Mencerahkan diri Anda agar :
      Mengaktifkan niat,  menajamkan doa, menghidupkan tekad.
Menjalani keseharian hidup, sambil menantikan kesempatan Haji/Umroh di Tanah Suci,  dengan menghadirkan visualisasi “jiwa” Haji/Umroh pada sajadah di kediaman sendiri di Tanah air.
 
MANASIK HATI pada dasarnya menelusuri relung pencerahan bagaimana memperoleh ridho Allah agar beroleh panggilanNYA berHaji/Umroh bermodalkan hakikat isi HATI

a.  Manusia tempatnya khilaf & dhoif. Sekiranya mengandalkan amal dan ibadah, maka masih lebih berat timbangan dosanya. Semata karena Ampunan Allah sajalah, manusia dapat bersih dari dosa. Maka kita siap dan layak  berHaji/Umroh karena dipenuhi permohonan ampun padaNYA. Maka istighfarkan hidup kita !


b.  Ridho Allah tidak hanya berasal dari ibadah kepadaNYA. Petunjuk Rasul SAW menyatakan bahwa ridhoNYA berasal dari bagaimana kita bersikap & memperlakukan manusia lainnya. Maka muliakan sesama manusia dengan cinta karena Allah !

c.  Ritual Haji/Umroh sendiri adalah simbolisasi keluarga rasul Ibrahim AS. Masing-masing ritual bahkan mencerminkan totalitas (engagement) kepada Allah yang tidak disekutukan dengan apapun, hingga berserah dengan kemuliaan tawakkal total. Maka tampilkan hati total berserah itu diliputi rasa syukur !

d.  Cermin hati yang berserah total adalah doa yang dilandasi prasangka baik kepada Allah. Doa yang pengungkapannya diselaraskan dengan perilaku secara utuh tanpa syarat. Maka  pilih perilaku yang mendukung doa semakin tajam diijabah Allah!

Secara lahiriyah  yang mengidentikkan apa yang tersimpan dalam hati, secara bathiniyah  tampilan hati yang telah bermanasik dengan bersih adalah bahagia dari dalam, menebar senyum pada sesama, tidak rentan terhadap penyakit, optimis dan sangat sedikit mengeluh, dan selalu melihat ke masa depan daripada terikat oleh masa silam. Bahkan metabolisma tubuh yang menjadi bagian dari sistem sunnatullah pun mengikuti derap yang sehat.


Siapa yang seharusnya ber-MANASIK HATI ?!
HATI MENENTUKAN KUALITAS HIDUP (kesimpulan sabda Rasul SAW)
Maka siapapun berkepentingan dengan usaha menata HATI

MANASIK HATI adalah benar diorientasikan bagi mereka yang hatinya telah terketuk ingin berHaji/Umroh. Namun kita over pede – atau malah super minder -  jika menunjuk bahwa yang layak menjadi peserta MANASIK HATI adalah mereka yang telah terdaftar menjadi jamaah Haji/Umroh. 

Kebutuhan me-MANASIK-kan HATI (dengan berbagai cara, baik pengalaman maupun pembelajaran) tentunya berlaku bagi insan manapun yang menghendaki agar KUALITAS HIDUP nya baik. 

Maka direkomendasikan peserta MANASIK HATI adalah :

KELUARGA
Tidak selalu ada keseimbangan niat dalam keluarga. Pasangan nanti saja dulu, sementara Anda sudah berniat Haji/Umroh. Tinggalkan dahulu rencananya, prioritaskan seimbangkan hati sebagai pasangan.

YANG BERNIAT  & BERKEINGINAN
Anda punya keinginan sesuatu atau mendambakan sesuatu. Fasilitasi keinginan Anda dengan hati yang lebih benderang, karena Allah senantiasa mempunya rencana terbaik yang tak selalu gamblang. Bagaimana kita menuntun diri dalam ikhtiar jika hati penuh gundah?!

YANG MEMILIKI 5 SEBELUM 5
      Anda sedang leluasa, mengantisipasi kesempitan agar tidak terpuruk, atau sebaliknya. Ada anggota keluarga sakit mengharap pemulihan, atau agar tidak sebaliknya disaat sehat.  Bukankah hati yang tenteram obat segalanya ?!

Hati yang tenteram meleluasakan banyak usaha. Jiwa yang sehat bermuara dari hati yang tak berpenyakit. Kebahagiaan tentu lah pula berasal dari hati yang subur perilaku akhlaqul karimah. Pantas Haji/Umroh  diasosiasikan dengan detoksifikasi dari dosa maupun penyakit dunia

Manasik Hati, Self Engagement yang Meningkatkan taraf ESQ Anda.


Rabu, 31 Agustus 2016

GAMPANG BELAJAR OMONG INGGRIS BARENG ANANG SAM


Image result for anang samAnang Sam, SE, CHt Berasal dari sebuah desa kecil yang bernama Badegan terletak di sisi barat kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sekarang tinggal di Depok. Membuka usaha pelatihan Cara Belajar Bahasa Inggris di Jakarta, guna memberikan solusi agar setiap orang dapat menguasai bahasa Inggris melalui proses  alami sehingga mudah seperti halnya menguasai bahasa Indonesia.

Mulai belajar bahasa Inggris sejak SMP dan berhasil mendapatkan nilai EBTANAS 9,08. Menjadi finalis Inter Faculty English Debate Competition di Universitas Muhammadiyah Jakarta mewakili Fakultas Ekonomi. Sebagai pembicara hadapan para expatriat  pada acara Rotary Club Luncheon di Hotel Madarin Oriental.
Berpengalaman sebagai pengajar bahasa Inggris di berbagai lembaga antara lain PG TK Tadika Puri Bintaro, Easy Voice Cengkareng, Gracia Duta Mas dan lain-lain.  Sebagai pembicara  dalam Pelatihan English Revolution, bedah buku Bisnis Sambilan Langkah Awal Menjadi Entrepreneur Sukses bersama Safir Senduk di Manggala Siliwangi Bandung, Pembicara Seminar Langkah Jitu Memulai Bisnis Dari Nol bersama  Bambang Suharno di Jakarta, Bandung dan Makassar. Juga sebagai pembicara dalam  in house training di PT Indocement Tunggal Prakarsa, PT Holcim, PT. Hyundai Motors, PT. Mulia Industries, PT Garuda Maintenance Facilities, Rumah Sakit Islam Sukapura, Universitas Pajajaran Bandung. Sebagai moderator diskusi wirausaha di SekolahTinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan Perbangkan Indonesia, Bedah buku Bisnis Sambilan, Langkah Awal Menjadi Entrepreneur Sukses di Gramedia Matraman  dan lain-lain.
Selain sebagai pembicara seminar, juga pernah aktif sebagai narasumber bincang bisnis dan bahasa Inggris di beberapa radio antara lain Radio Pelita Kasih, Radio Bahana, Radio Pass FM, RRI Pro satu, Radio Elgangga, Radio Star FM Jakarta serta Radio Mustika Bandung.

Kamis, 04 Agustus 2016

Training Wirausaha Pra Pensiun Kementerian Desa dan Transmigrasi

Ubadilah Anwar saat mengisi materi
Bertempat di sebuah hotel di Bogor, para trainer senior Indonesiaan Entepreneur Society (IES) dipercaya mengisi acara training wirausaha persiapan pensiun karyawan Kementerian Desa dan Transmigrasi. Acara yang berlangsung tanggal 27-29 Juli 2016 diikuti oleh lebih dari 50 orang peserta dan  diisi oleh trainer senior IES yaitu Amir Hamzah, Sudjono AF, Riza Ananto dan Ubaidillah Anwar dengan pemandu acara Anang Sam.

Selain materi di kelas, juga diadakan kunjungan ke lokasi usaha, yaitu ke peternakan kambing modern Bangun Karso Farm di Cijeruk Bogor (milik Bangun Dioro), dan Idolmart  Bogor (milik Wan M Hasim). Dalam acara kunjungan ini, peserta diajak untuk berdialog dengan pemilik usaha dengan harapan mereka terinspirasi mengenai usaha apa yang dapat mereka jalankan setelah memasuki usia pensiun.

Adapun materi di dalam kelas meliputi sharing usaha agrobisnis dari Amir hamzah yang dikenal sebagai juragan pepaya, usaha bisnis online dari Sudjono AF, psikologi pensiun oleh Ubaidilah Anwar, serta perhitungan praktis dalam memulai bisnis oleh Riza Ananto yang pencipta Profit Meter.


Bangun Dioro (depan, tengah)
Tiga hari bukanlah waktu yang cukup untuk belajar wirausaha, namun setidaknya mereka dapat memiliki mental wirausaha sehingga berani mengambil resiko usaha dan percaya bahwa usaha apapun yang mereka lakukan kelak akan ada hasilnya. Jika ada kerugian itu adalah proses pembelajaran.


Kamis, 21 Juli 2016

UBAYDILLAH ANWAR Human Learning Specialist

Spesialisasi professionalnya adalah pembicara (speaker), trainer, dan penulis (writer) bidang pengembangan soft skill dan spiritualitas. Latar belakang pendidikan dan pengalamannya yang variatif membuat gagasan dan konsepnya mengenai people development menjadi lebih alamiah, ilmiah, dan ilahiah.

Telah dipercaya oleh dunia industri, dunia pendidikan, media, dan berbagai forum kajian sebagai pembicara untuk berbagai macam tujuan, antara lain: pembekalan karyawan baru, pemantapan kompetensi mental, pembekalan pensiun, spiritual motivation, dan lain-lain. Hotel Atlet, PT. Krakatau Steel, PT. Schneider Electrict, PT. Nestle, Kemenag RI, PLN Disjaya, Pondok Modern Gontor, Untirta, SMART FM, Bahana FM, RRI Pro2 FM, adalah sebagian yang pernah menggunakan jasanya.


Hingga kini masih menjadi trainer di ILO (International Labor Organization), Indonesian Entrepreneur Society (IES), Foster dan Bridge Indonesia (FBI), Kalasuba Learning Institute (KLI), dan Track-One Management Consulting,  khusus membidangi pengembangan dan pemantapan soft skill dan spiritualitas.

Sudah menulis lebih dari 600 artikel ilmiah populer tentang soft skill dan spiritualitas yang telah diterbitkan oleh media professional, baik cetak maupun online, antara lain: Majalah SWA, Majalah People, Majalah Gontor, Majalah Eksekutif, Majalah Halal MUI, www.sahabatnestle.co.id, www.e-psikologi.com, dan masih banyak lagi.

Telah menulis lebih dari 40 buku ilmiah populer tentang soft skill dan spiritualitas yang diterbitkan oleh sejumlah penerbit ternama, antara lain: Gramedia, Elek media, Mizan, Sinergi Akasara, Bee Media, Dzkirul Hakim, Serambi, Vision, dan lain-lain.